Arsip

Arsip Penulis

Sekedar Coretan

Dua hari yang lalu saya secara tidak sengaja menonton film di salah satu channel tv kabel,kalo ga salah chanelnya ‘mm1′..Awalnya kami kira itu adalah film bergenre horor,waktu itu nontonnya sama mama..Dalam channel itu memang tidak ada translate bahasa Indonesia,jadi kami nonton,yaaa kira2 aja gitu..Ternyata setalah lama dan tau endingnya..oooo..itu film tentang baby blues..

Jadi dalam film itu diceritakan pasangan muda yang tengah menanti kelahiran anak pertama dan hidup jauh di luar kota,di tengah2 hutan dan ga ada tetangganya kaya kita gini..Diceritakan dalam film itu mereka memiliki rumh yang sangat bagus dengan interior nyaman,fasilitas lengkap,suami mapan,pokonya impian banget d kehidupannya,kaloo diliat dari segi materi dan fisik..Pada suatu waktu si istri ni akan melahirkan,dengan tergopoh2 dia berusaha ke rumah sakit dengan mengendarai mobil sendiri,yaa iy lah..ga punya tetangga,di rumah sendirian,mau gimana lag kan??Karna ga terlalu ngerti sama bahasa tu film,jadi kammi memperkirakan dalam film itu ceritanya istrinya mengalami kesulitan dalam persalilan.Stelah itu diceritakan bagaimana kehidupan mereka setelah si anak melhirkan..si ibu harus terbangun tengah malam karna anaknya bangun,sementara si bapak hanya tidur nyenyak seakan tidak perduli.Lalu si suami menyewa jasa pengasuh,karna ada kejadian si istri terjebak di dalam ruangan sampe si suami pulang dan anaknya hanya bisa nangis…Dari sebelum melahirkan dicerirakan bahwa si ibu ni mulai berhalusinasi bahwa ada penjahat di sekeliling rumahnya..Halusinansi itu berlanjut sampi sesudah melahirkan dan makin menjadi2,seperti dia merasa ada banyak tikus di boks anaknya,imbasnya si anak diguncang2 dengan keras,membahayakan ya..Selain itu dia juga merasa sudah tidak cantik lagi untuk suaminya..Ketika ada uban sedikit dia langsung mempermak rambutnya,tanpa mempedulikan anaknya.Ada satu kejadian dia pulang dari supermarket,karna parno liat rambutnya habis belanja langsung mengecat rambutnya tandpa sadar dia meninggalkan sang anak di dalam mobil..Sementara dalam film itu diceritakan si suami selalu pulang malam dan dia lebih memilih bersa teman-temannya daripada membantu si istri..PUncaknya si ibu berhalusinsi lagi dan mengubur anaknya hidup-hidup..Setidaknya itu sedikit cerita yg saya dengar dari mama yang lanjut nonton karna saya harus keluar beli susu Kei, dan juga perkiraan kami sendiri,karna maklum lah kemampuan bahasa Inggris yg minim,he2..

Dari beberapa artikel yang saya baca,syndroma baby blues hampir dialami oleh seluruh ibu yang yang baru melahirkan. Baby blues sendiri adalah Perasaan limbung, bingung, tak berdaya, tak mampu mengurus bayi, terikat dengan bayi, sulit konsentrasi, kesepian, terkucil, dan mudah marah, adalah gejala sindroma baby blues. Kondisi ini biasa dirasakan hingga hari ke-14 setelah bersalin atau bahkan bisa lebih. Penyebab: Perubahan kadar hormon. Kadar hormon progesterone, sedangkan prolaktin dan laktogen (hormone pembentuk ASI) meningkat. Ini memicu depresi. Pada saat sama, kadar kortisol (hormon pemicu stress) naik hingga mendekati kadar depresi.Hal ini bisa diperparah oleh sikap suami,sebagai orang terdekat yang tidak perngertian terhadap kondisi yang sedang diala,i oleh si istri seperti tidak mau membantu istri merawat bayi,menuntut istri untuk selalu tampil perfect,dan masih banyak lagi.

Kondisi fisik akibat mengurus bayi sangat menguras tenaga.
Kondisi psikologis dari ibu baru yang biasanya masih gugup menghadapi perubahan peran dan fungsi. Di satu sisi, ia bahagia menjadi ibu, di sisi lain khawatir, sehingga suasanA hati naik turun tak menentu.

Solusi:

* Komunikasikan perasaan Anda kepada orang terdekat dan minta dukungan dari mereka.
* Berkumpul dengan sesama ibu baru untuk saling berbagi cerita.
* Undang teman makan siang atau main facebook, sehingga Anda tidak merasa terkucil.
* Self healing dengan membaca buku-buku tentang pasca persalinan dan meditasi.
* Berkonsultasi ke psikiater bila Anda bila Anda merasa baby blues mengganggu fungsi ibu yang harus segera mengurus bayi.
* Berkonsultasi ke psikiater bila Anda merasa baby blues menganggu fungsi ibu, karena ada kemungkinan Anda ibu mengalami post partum depression.
Disinilah fungsi orang terdekat sangat dibutuhkan seperti suami, orang tua ato teman-teman terdekat..

Perubahan segala sesuatu terhadap wanita setelah melahirkan adalah suatu hal yang tidak bisa ditolak atau ditawa oleh si wanitanya sendiri..Dari perubahan peran yang tadinya hanya seorang istri,sekarang dia harus merangkap peran sebagai ibu pula. Perubahan fiisik yang kadang mengganggu bagi sebagian orang, dari yan tadinya langsing setelah melahirkan bisa langsung (langsung naik bobot badanyya maksudnya). Perubahan-perubahan ini harus dimaklumi oleh beberapa pihak yang dekat dengan wanita,karna para wanita inipun klao disuruh memilih pasti akan memilih tetap cantik,langsing setelah menjadi ibu. Pengertian sang suami berperan besar dalam hal ini..Karna wanita yang hamil kemudian melahirkan adalah suatu hal yang berat,apalagi bagi wanita yang bekerja..Naif sekali lelaki yang menganggap bahwa itu adalah sudah tugasnya wanitu seperti itu dan imbasnya dia seperti tidak perduli terhadap kerepotan yang dialami si istri,yang dia pikir adalah hanya tugasnya mencari nafkah tanpa mau tahu urusan rumah.Tanpa dukungan suami bukan tidak mungkin kejadian seperti dlm film yang tadi saya ceritakan akan terjadi dalam kehidupan kita..Memang ada beberapa tipe wanita. Ada yang snagat perduli dalam penampilannya,sehingga setelah melahirkan dia akan melakukan apapun untuk mengenbalikan bobot tubuh idealnya. Ada juga wanita yang easy going,yang lebih suka ‘nikmatin aja lah apa yang ada sekarang’. Karna dalam hidup ini sebenarny akalo menurut saya lebih nyaman jika apa adanya..Ini bukan menyangkut soal fisik ato materi yang akan musnah bersama bumi ini suatu saat. Menerima pasangan (dalam hal ini si istri) apa adanya akan jauh lebih indah, nyaman, dan saya yakin banyak wanita yang mendambakan seperti ini,diterima apa adanya oleh pasangannya dan timbal balik tentu akan dirasakan juga oleh pasangannya (dalan hal ini si suami).

Jadi intinya perlu kerjasama,pengertian yang besar dalam rumah tangga,apalgi ketika sudah memiliki anak. Insya Allah rumah tangga kita selalu dalam lindungan Allah Swt dan dijadikan keluarga yang sakinnah mawaddah warahmah. Amin..Wallahualam bishowab